Sabtu, 17 Januari 2015

Aku Tersesat Menuju Hatimu

Aku berjalan.
Menyusuri jalan ini sendiri.
Terlihat kau melambai padaku,
menungguku di ujung jalan.

Ini adalah jalan menuju hatimu.
Semua berawal dari
'Sebuah Pertanyaan tentang Hati'.

Aku yang membangun jalan ini.
Dengan banyak tanya yang kutemukan,
bersama jawaban-jawabannya.
Semuanya begitu lengkap.
Hingga suatu hari...

Muncul sebuah pertanyaan dari hatiku sendiri.
"Apakah yang membuat nyaman,
pasti bisa membuat yakin?
Apakah yang membuat cinta,
pasti bisa membuat bahagia?"

Sejenak setelah munculnya pertanyaan itu,
aku kembali memandang ke depan.
Memperhatikan jalan yang tadinya ku lalui.
Dan yang kusadari adalah...
Aku tersesat menuju hatimu.

*late post 13012015*

Another Dream

Kemaren habis dengerin rencana 'Ayah-Ayah' yang katanya mau mendaki Gunung Ijen. Tadi pagi ngeliat My Trip My Adventure lagi mendaki Gunung Semeru. Ndengerin cerita mama sama papa yang masa mudanya sering mendaki gunung..

Tiba-tiba kepikir aja, suatu saat nanti, habis wisuda, bisa mendaki gunung bareng MDL. Menikmati indahnya Indonesia, bareng-bareng sama orang-orang yang kamu temuin di tengah perjalanan hidupmu. Orang-orang yang berarti banget dan bisa buat temen hidupmu.

Jadi keinget sama quotenya @mahasiswamlg tentang mendaki gunung.. Keeliatannya sih cuman naik gunung, sampai atas, udah turun lagi. Tapi setelah baca quote itu semuanya berasa beda.

Kamu, berjuang bareng-bareng sama orang yang sevisi dan semisi sama kamu, slaing mendorong, saling menyemangati, saling melindungi. Bakalan banyak pelajaran. Pelajaran untuk selalu berjuang walaupun untuk sampai ke puncak itu jalannya gak gampang. Naik turun, ada bukit dan jurang. Dan yang pasti belajar juga untuk tetap saling mendukung.

Well, that's life~ Selalu ada naik dan turun.. Tapi aku selalu tau, bersama siapa aku harus tertawa, dalam dekapan siapa aku harus menangis. Itu kamu, MDL. Love you as always, guys..

Next time, InsyaAllah kalo Tuhan ngerestuin aku bakalan buat tulisan lagi setelah turun dari puncak :)

*late post 11012015 gegara laptop rusak*

Sabtu, 03 Januari 2015

Sebuah Pertanyaan tentang Hati

"Perjalanan hati itu bukannya tanpa risiko."
- Dee, Perahu Kertas
Ini mungkin tulisan pertamaku untukmu. Entah mengapa harus muncul inspirasi di tengah suasana yang seperti ini. Semuanya tiba-tiba saja dingin.
"Segalanya terjadi tak terduga-duga. Hanya ada satu yang pasti dalam hidup, yaitu ketidakpastian. Hanya ada satu yang patut Anda harapkan datang, yaitu yang tidak diharapkan."
- Dee, Supernova: Kstaria, Putri, dan Bintang Jatuh
Belum pernah ku sangka kata-kata itu akan muncul di layar ponselku. Hanya sebuah pertanyaan tapi untuk menjawabnya tak akan cukup dengan kata-kata. Salah satu pertanyaan tersulit yang pernah dipertanyakan padaku. Aku belum tau. Bahkan hatiku pun belum bisa memastikan jawabannya. Aku masih bertanya pada Tuhan, tapi belum kudapatkan jawabannya.
"Setiap pertanyaan selalu berpasangan dengan jawaban. Untuk keduanya bertemu, yang dibutuhkan hanya waktu."
- Dee, Supernova: Partikel
Karena ini bukan pertanyaan biasa. Jawabannya bukan hanya soal kamu dan aku, ini juga tentang semua orang di sekitar kita. Bukan juga hanya soal masa depan kita, tapi juga apa yang ada saat ini dan apa yang telah terjadi di masa lalu. Tapi ini juga masalah hati, yang entah seberapa dalamnya, entah seberapa luasnya, bahkan sang pemilik pun belum tentu bisa membaca isi hatinya.

Pertanyaan ini memang belum seserius yang dihadapi orang lain. Tapi untukku, ini serius. Aku bukan lagi anak kecil yang akan menjalani sebuah hubungan hanya satu atau dua bulan. Aku bukan lagi anak kecil yang akan pacaran, putus, lalu balikan lagi. Aku bukan lagi anak kecil yang setelah ada apa-apa lantas tak mau lagi bertegur sapa.
"Aku gak mau sepuluh, dua puluh tahun dari hari ini, aku masih terus-terusan memikirkan orang yang sama. Bingung di antara penyesalan dan penerimaan."
- Dee, Perahu Kertas 

Kamis, 01 Januari 2015

Welcome 2015

Sekitar tiga tahun lalu banyak sekali kabar yang berhembus bahwa kiamat akan segera tiba. Waktu itu diberitakan bahwa tanggal 21 Desember 2012 akan menjadi hari terakhir keberadaan dunia. Kabar ini muncul karena adanya ramalan dari Suku Maya. Suku Maya sendiri adalah salah satu suku paling terkenal sekaligus misterius karena tiba-tiba menghilang bak ditelan bumi.

Kembali ke ramalan Suku Maya yang memberitakan bahwa dunia akan kiamat pada tanggal 21 Desember 2012, ramalan ini muncul karena tercatat dalam kalender Suku Maya. Suku Maya menjadikan kalendernya sebagai acuan dan ukuran dalam menentukan hampir setiap kejadian yang mereka alami. Mereka juga memandang kalendernya sebagai bentuk visual terhadap perjalanan waktu yang menggambarkan bagaimana kehidupan itu berlangsung.

Cukup banyak orang yang mempercayai atau paling tidak terpengaruh oleh ramalan ini. Saya contohnya, waktu itu saya banyak berpikir mengenai apa saja yang sudah saya lakukan di dunia ini. Tibalah pada tanggal yang disebutkan di dalam ramalan. Dan? Tentu saja, seperti yang kita semua tau, dunia masih berputar, matahari masih bersinar. Hal ini mengingatkan kita, tidak ada seorang pun yang tau kapan dunia akan berakhir.

Ketika tidak seorang pun yang tau kapan kita akan berhenti bernafas, maka sebaiknya kita semua mempersiapkan hidup kita untuk selalu menjadi pribadi yang lebih baik. Setidaknya merencanakan kehidupan kita. Tapi, akan jauh lebih baik jika kita melakukan hal-hal yang membuat rencana kita menjadi kenyataan.

Rencana kehidupan. Biasanya orang membuat rencana-rencana kehidupan mereka saat tahun baru kan? Orang-orang menyebutnya resolusi. Kali ini saya akan menulis tentang resolusi saya pada tahun ini. Sebenarnya tulisan ini terinspirasi dari Novan, salah satu teman saya yang pagi ini mengirim BBM menanyakan apa resolusi saya tahun ini.

Apa sih resolusi itu? Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia,

re·so·lu·si /résolusi/ n putusan atau kebulatan pendapat berupa permintaan atau tuntutan yg ditetapkan oleh rapat (musyawarah, sidang); pernyataan tertulis, biasanya berisi tuntutan tt suatu hal: rapat akhirnya mengeluarkan suatu -- yg akan diajukan kpd pemerintah

dan kalo secara pribadi sih, aku nyimpulin bahwa resolusi yang biasa kita buat di tahun baru adalah sebuah permintaan atau tuntutan atau bisa jadi pernyataan tertulis untuk diri pribadi yang didasarkan pada hal-hal yang sudah kita lewati di masa-masa sebelumnya.\

Resolusiku nggak banyak. Di tahun yang baru ini aku berharap bisa menjadi pribadi yang lebih baik dan lebih dewasa. Punya semangat baru, siap menghadapi tantangan-tantangan baru, diberi kekuatan baru.

Di tahun ini, semakin diingatkan bahwa aku sendiri, sekarang, harusnya sudah siap menjadi mahasiswa angkatan tua yang harusnya udah mulai mikirin dan nyiapin yang namanya skripsi. Sudah bukan lagi waktunya buat males-malesan dan sibuk hahahihi kesana kemari. Sekarang sudah waktunya kita dan teman-teman kita yang biasanya main-main mulai saling ngebantu untuk bisa sama-sama sukses. Kalo kata semboyannya Ki Hadjar Dewantara sih,

Ing ngarsa sung tuladha, ing madya mangun karsa, tut wuri handayani - di depan memberi contoh, di tengah memberi semangat dan di belakang memberikan daya kekuatan.

Di tahun yang baru ini juga pengennya bisa meraih mimpi-mimpiku yang mungkin selama ini banyak keselip dan terlupakan. Berharap bisa segera membahagiakan orang tua. Bisa cepet lulus dengan nilai yang baik dan bareng-bareng sama teman-teman seperjuangan. Bisa diwisuda bareng. Dan kayak janji kita dulu, berharap bisa sukses bareng-bareng dan semakin banyak yang bisa saling kita bagi satu sama lain nantinya.

Di tahun ini juga aku pengen makin rajin nulis. Niat sederhananya sih buat mengenang semua hal-hal yang terjadi dalam hidupku. Buat kaca biar kedepannya lebih baik juga. Biar bisa buat kenangan juga. Biar bisa diceritain ke orang lain di luar sana juga. Lebih baik lagi kalo suatu saat sudah pinter nulis, ini bisa jadi bagian dari kerjaan yang menghasilkan uang. Amin.

Ini resolusiku. Apa resolusimu?

Sabtu, 20 Desember 2014

FRIENDS ~


Beberapa tahun lalu aku nemuin gambar ini. Friend. Teman. Kata yang terlalu sering didenger kan? Selama ini kayaknya aku sih udah ketemu sama yang namanya teman. Tapi? Begitu liat pengertiannya.. Sulit, sulit digambarkan.

Teman. Bukan sekedar orang yang selalu barengan sama kamu kemana-mana. Bukan sekedar orang yang selalu nge-sms-in kamu tiap hari. Bukan sekedar orang yang selalu duduk deket kamu kalo pas lagi di kelas. Lebih dari itu.

Kadang merinding juga baca pengertian teman. Nggak alay ya, hehe. Tapi ternyata susah nemuin teman yang sesuai sama pengertian di atas lho. Yang sekarang udah nemu teman-temannya kita lihat beberapa tahun lagi ya, kira-kira mereka tetep sesuai gak sama yang kamu anggap beberapa tahun lalu.

Teman. Seseorang yang kita sukai, kita percayai dan kita pedulikan. Seseorang yang bersekutu karena alasan yang sama.

Beberapa tahun lalu juga, aku punya teman. Merasa punya teman mungkin. Orang-orang yang aku anggep mereka ngeliat aku beda kayak orang kebanyakan. Aku pernah bilang ke mereka, “No one ever saw me like you do, guys” dan hari ini setelah liat DP BBM salah satu kontak yang kayak gini,


tiba-tiba nyadar aja. Kemana ya mereka-mereka yang dulu? Sibuk masing-masing. Saling lupa satu sama lain. Bahkan mungkin sekarang kalo ketemu cuman saling nyapa. Atau mungkin gak pernah ketemu satu sama lain. Gak lagi saling ngucapin ‘selamat ulang tahun’. Gak ada lagi yang saling kontak.

Aku juga flashback lagi jaman aku punya teman dan tiba-tiba aku ngerasa, ‘kok teman kayak gini sih?’. Mereka ngingetin aku ke gambar ini,


Gak nyangka aja. Ternyata kehidupan manusia dewasa lebih berat daripada yang selama ini aku bayangin.

Masuk di dunia kuliah buat aku berharap aku jadi manusia baru dan pergi dari semua ‘teman-teman’ku yang lama. Dan Alhamdulillah banget, di sini Tuhan ngenalin aku sama teman yang beneran teman sesuai sama pengertian di gambar yang atas banget ya.

Aku nyebut mereka MDL. MDL itu apa? Haha. Jadi ceritanya suatu waktu kita liburan barengan dan bikin grup di Line. Dan sekarang grup itu namanya udah berubah jadi ‘Masih di Dunia Line’. Kita udah suka duka bareng deh. Selalu gak bisa diem kalo ketemu. Dan mereka adalah..



Novan itu paling suka kartun Jepang. Iya, iya. Sebelum kamu protes, kata-katanya aku ganti deh. Novan itu paling suka anime.
Menurutku sih Novan itu orangnya dewasa kalo pas ngobrolnya gak rame-rame, hehe. Orangnya pinter dan kita sering nganggep dia itu ‘sejarawan’. Kayaknya si Novan ini kelahiran 1939 deh, soalnya dia tau semua kejadian yang terjadi di dunia sejak lama. Hahaha. Peace ya, Van :)

Tapi Novan ini juga gampang tersinggung dan sering banget gak bisa ngontrol emosinya. Jadi kalo jadi temannya Novan kita yang harus sering jadi emotion controllernya dia. Paling gak suka kalo ngomong sama orang yang gak nyambung kalo diajak ngomong.
Selama semester ini dia juga udah sibuk banget ngurusin Himpunan dan sering ketinggalan momen-momen bareng kita. Dan tibalah saat pendemisioneran dan dia langsung BBM, “mulai sekarang aku gak akan biarin kalian ninggalin aku lagi”.

Jiwa leadershipnya tinggi. Dia yang selalu mimpin kita kalo pas lagi mau ngapa-ngapain. Dia suka susah dikritik. Kuncinya, kalo mau ngritik dia ngomongnya harus pelan-pelan, gak boleh rame orang, harus ada data pendukung dan punya solusinya.



Menurutku Audrian itu orangnya mellow. Cowok yang paling sering update status di antara kita hahaha.
Rumahnya Audrian itu basecampnya kita. Waktu aku lagi ngetik ini MDL lagi ada di rumahnya Audrian. Kita main rujak-rujakan, masak-masakan, sama anak-anakan *eh. Orangnya jarang marah meskipun kita berantakin rumahnya.
Dia ini orangnya paling gak bisa ngomong enggak ke temen-temennya. Kalo kita makan kemana-mana, dia pasti ikut, gak peduli dia mau cowok sendiri ataupun ada temennya.
Karena orangnya pendiem, kalo ada masalah dia jarang ngobrol ke kita. Dan Novan sama Bardes yang selalu jadi mediatornya. Tapi meskipun pendiem dia suka banget modusin cewek. Ckck..

Bardes



Bardes itu orang yang paling selow. Gak pernah marah. Paling nyantai lah pokoknya.
Dia satu-satunya orang yang paling klop sama aku kalo urusan musik. Bisa main gitar dan kalo pas kita lagi tampil pasti persiapannya dadakan. Mau tampil juga kalo ada makanan sama ‘sertipikat’ kalo kata Bardes. Hahaha.
Bardes itu dibilang ‘memamah biak’. Kenapa? Dia bisa makan berporsi-porsi soalnya perutnya terbagi beberapa segmen. Ada bagian kanan, bagian kiri, bagian atas, bagian bawah, sudut kanan atas lah. Banyak banget makannya. Dia selalu mau ikut kita kemana-mana kalo ada urusan makannya, apalagi kalo gratisan. Maklum lah, anak kos.



Rizka, dia orangnya suka banget sama Korea. Sampe pernah nangis gara-gara Jessica keluar dari SNSD saking sayangnya sama girl band itu. Kalo pas lagi karaoke lebih parah. Dia bisa nyanyi lagu SNSD sambil joget-joget niruin gaya SNSD yang asli, cocok banget sama Devy.
Tiap hari Selasa malem aku sama Rizka selalu nyempatin buat sharing. Ngobrolin hal-hal yang biasanya gak sempet kepikir kalo sama anak-anak lain. Saking seringnya barengan, si Via nyebut kita ‘upal dan upil’. Aku yang jadi upalnya ya, soalnya aku gak mau jadi upil, hehe.
Si Rizka ini punya kembaran, namanya Rizki. Bagiku, bedanya dia sama si Rizki itu, kalo Rizka lebih ramah (nulis gini biar Rizka seneng). Hahaha. Dia sering nangis. Bukan karena apa-apa, cuman gara-gara dia berantem sama kembarannya. Entah gara-gara status, gara-gara sms.
Dia ini suka banget sama warna merah. Sampe di tiap foto itu entah kenapa dia sering banget pake jilbab warna merah.
Dia juga suka banget sama pedes. Kalo pas kita makan di mi galau pasti dia pesennya yang extreme pedes, paling enggak cabenya tiga sendok dan tetep santai. Padahal aku aja yang sambel cuman setengah sendok udah nangis-nangis.
Tambahan, Rizka request, aku harus nulis kalo dia itu istrinya Sehun EXO. Ralat deh, calon istrinya. Aku udah dikasi undangan pernikahan mereka, tapi gak dikasi tanggal, jadi undangan itu bisa dipake kapanpun dia nikah. Aku pasti dateng kok ka, gidaryeo.



Via ini sih tadinya minta dia ditulis yang baik-baik sampe dia ngeLine, “Pokoke aku kudu sing apik2 low yah hahaha” dan “Via itu cantik baik hati dan tidak sombong”. Tapi karena aku orangnya jujur kita tulis sesuai kenyataan ya pemirsa sekalian.
Kita mulai dari jeleknya dulu. Via itu sering lemot kalo diajak ngomong. Udah gitu dia gak pikir panjang. Jadi misal temennya ada yang ngomong A, dia setuju sama A. Tapi temen satunya ngomong B, dia juga setuju sama B. Padahal A sama B ini kontradiksi. Plin-plan banget dan buat Novan sering ngomel kalo ngomong sama dia.
Pemikirannya juga kadang kayak anak kecil. Selalu mau dibilang cantik. Selalu foto pake semua HP temennya. Jadi kalo kamu buka HP masing-masing dari kita, pasti bakal nemu fotonya Via. Alasannya? Dia pengen kalo ulang tahun temen-temennya majang DP fotonya yang udah diedit dikasi tulisan selamat ulang tahun gitu. Hahaha.
Tapi.. Via ini orangnya keibuan. Dia yang ngaturin kita harus bawa ini itu. Dia yang masakin kita. Dia suka bawain mangga. Dia bunda kita semua.
Dan yang paling aku suka dari Via itu.. Dia orang yang paling benci kalo temennya disakitin. Dia itu sayang banget ke temennya. Yang buat aku mikir kayak gini itu, pernah suatu kali aku sama Audrian mau ditabrak motor, nah kitanya sih masih diem shock sedangkan si Via udah teriak-teriak di jalan ngomelin orang yang nabrak kita. So sweet banget..



Risma ini orangnya juga kayak anak kecil sometimes. Susah dibilangin karena dia gampang tersinggung. Saran buat Risma, “kalo kita bilangin kamu dengan ceplas-ceplos ngertiin ya nak, kan kamu tau kita ini orangnya gak menjaga hati orang lain, hehe. Dan dengan cara kita ngomong yang ceplas-ceplos itu sebenernya kita pengen kamu tau, kita ini pedulinya beneran. Kita gak mau sok manis di depan, tapi ntar di belakangnya beda lagi. Seceplas-ceplosnya kita, kita pasti selalu jagain perasaanmu kok.”
Dia juga sering badmood. Yang parah adalah kalo pas badmood semua orang kena. Mau kamu salah atau enggak, pokoknya kamu itu kena marah. Sekarang kan udah dewasa, diilangin ya sifat yang jelek-jelek, sayang :)
Tapi Risma ini orangnya pinter, rajin. Selalu nyatet kuliah dalam keadaan apapun. Selalu mau nanya di setiap presentasi orang.
Dan dia itu ketua kelas di kelasnya Pak David, dosen paling uncertain di kampus. Sering banget dibuat nangis sama dosen ini, tapi dia tetep sabar dan selalu ngelayanin semua anggota kelasnya. You’re jjang!



Devy ini jahat. Kalo sama kita dia suka ngebully. Kalo sama orang lain dia manis banget. Haha. Semacam kepribadian ganda? Enggak kok. Hahaha. Justru nyaman kalo dia gitu ke kita. Aku pribadi sih ngerasanya, berarti dia nyaman bareng kita, kepribadiannya yang asli bisa keliatan kalo lagi bareng kita.
Dia orangnya paling mikirin perasaan orang lain. Saking mikirinnya, dia lupa kalo kadang orang lain itu gak peduli sama perasaannya. Musti ada orang yang selalu ngingetin dia kalo kita selalu ada buat dia, dia gak perlu sendirian buat mikirin semuanya.
Dia selalu mikir, “aku jahat gak sih?” kalo pas dia lagi berusaha sekali-sekali mengegoiskan diri. Dan kita selalu bilang, “enggak kok santai aja”.
Dari semua orang di MDL, dia orang yang paling mirip sama aku. Kita 95 line. Golongan darah A. Kepribadian melankolis. Kalo tidur miring dengan satu tangan jadi bantal. Kita orang yang paling takut sama perpisahan. Belum siap jadi dewasa.

Husnun


Yang ini si Ratu Foto. Kemana-mana, gak peduli ada apapun, dia pasti nyempetin buat foto. Bukan ngefotoin kita ya. Dia ngefotoin dirinya sendiri. Hahaha.
Dia asal Sulawesi, paling jauh di antara kita semua. Udah cukup lama di Malang, tapi masih susah ngomong bahasa Jawa, kalo ngomong bahasa Jawa pasti buat kita ketawa soalnya aneh banget.
Paling suka jalan-jalan. Bahkan pernah, karena nyempatin jalan-jalan dia bolos ngampus. Duh, duh.
Dia satu-satunya di antara kita yang punya pacar. Dasar. Menyalahi AD/ART ini orang. Hahaha. Anyway, longlast ya, doain kita cepet punya pacar juga deh :)



Aufa. Kalo denger nama ini yang aku inget adalah dia suka telat. Mau kuliah, mau janjian main, mau kemana aja dia pasti telat. Contoh paling gampangnya ya hari ini, janjian jam berapa, dia nelat sampe jam berapa. Tapi it’s okay lah, Alhamdulillah kita selalu sabar nungguin dia.
Kalo urusan masak dia angkat tangan deh. Yang lainnya sibuk masak, dia lebih milih main kartu sama cowok-cowok.
Dari yang aku liat sih, dia paling suka pake jilbab warna terang. Suka pink. Suka Hello Kitty.



Ovi, orangnya alay. Kenapa alay? Gak ada alasan sih. Pokoknya begitu liat dia aku langsung aja bilang dia alay. Hahaha.
Dia orangnya paling humble. Selalu bisa nyesuain dirinya sama lingkungan dan orang-orang yang ada di sekitarnya saat itu. Kalo dia sama cewek ya dia nyesuaiin. Kalo sama cowok ya nyesuaiin.
Dia orangnya juga tanggung jawab banget. Dia sering jadi ketua kelas, dan selama jadi ketua kelas dia selalu ngerjain tugasnya dengan baik. Mau anak kelasnya ngumpulin tugasnya nelat, dia tetep sabar nungguin.
Ovi, ini orangnya future oriented. Dia selalu mikirin bener-bener keputusan apa yang mau dia ambil sekarang, soalnya dia mikir kalo apa yang dia lakuin hari ini itu, pasti jadi sesuatu yang harus dia pertanggungjawabin di masa depan.



Orangnya gak terlalu banyak omong. Gak terlalu banyak ngeluh. Selalu nge-iya-in apa kata kita. Meskipun kita ngajakin jalan dadakan, dia pasti mau.
Orangnya jarang tidur sih kayaknya, hahaha. Pernah waktu kita jalan, ternyata semalem dia gak tidur dan selama di perjalanan dia ngantuk banget, tapi dia gak ngomong apa-apa. Pas makan dia langsung beli kopi item biar gak ngantuk.
Dia satu-satunya perokok di antara kita. Semoga tetep sehat yaaaa..




Orang paling diem. Suaranya paling kalem. Bahkan lebih kalem dari cewek-cewek. Sampe kadang aku gak denger dia ngomong apa dan seringkali kalo dia nanya apa ke aku pasti aku jawabnya, “Ha? Apa Dis? Kamu ngomong apa?” saking gak dengernya.
Dia terlalu kalem. Mungkin kepribadian aslinya belum muncul. We’ll see. Katanya novan sih dia sebenernya gak pendiem.

Mungkin banyak yang nanya, kenapa aku lebih banyak nulis jeleknya daripada baiknya? Aku temenan sama mereka bukan cuman buat baiknya mereka, tapi aku tau jeleknya mereka dan aku tetep nerima mereka apa adanya.

I’m not that perfect too. Aku terlalu perfeksionis. Mintanya apa-apa harus selalu sesuai sama keinginanku. Aku drama queen juga, selalu berlebihan dalam menyikapi sesuatu, alaynya gak ketulungan. Tapi kalo bareng sama mereka aku berubah jadi orang yang lebih normal, makasih ya guys, kalian selalu ada buat aku.

I love you guys :) Suatu saat lagi pas kita pisah, pastiin kita ketemu lagi saat kita semua udah sukses, dan semakin banyak yang bisa saling kita bagi satu sama lain nantinya.

Rabu, 11 Juni 2014

Blog Favoritku :)

Siapa yang suka drama korea? Aku juga suka banget sama drama-drama korea, tapi sebenarnya aku di sini tidak akan membahas tentang drama koreanya sendiri, aku ingin membahas tentang blog yang menulis sinopsis atau merecap drama korea. Blog yang kutuliskan disini adalah dua blog yang sangat aku kagumi.

Semuanya bermula dari kecintaanku pada drama korea. Kenapa drama korea? Bukan karena aku ikut-ikutan korean wave yang saat ini lagi gencar-gencarnya melanda dunia lho. Aku adalah salah seorang yang sangat suka menonton film dan bahkan bisa menghabiskan berjam-jam dalam sehari. Aku memilih drama korea karena gambarnya kebanyakan full color, jalan ceritanya yang unik, dan juga karena drama korea juga masih menggambarkan sopan santun budaya ketimuran.

Semenjak kuliah waktuku untuk menonton drama korea ini mulai berkurang. Sejak saat itu, aku yang selalu penasaran tentang drama-drama korea lain pun mulai mensearch di google tentang sinopsis drama korea. Aku baru tau kalau banyak sekali blog-blog yang menyediakan cerita drama korea ini, bahkan bukan hanya berbentuk sinopsis - yang menurut pemahamanku adalah penggambaran alur cerita dari awal sampai akhir secara singkat - tapi juga merecap drama korea ini.

Sebut saja blognya mbak Fanny, www.kdramatized.com dan juga blognya mbak Dee, www.kutudrama.com. Kedua blog ini adalah blog-blog favoritku kalau aku sedang mencari recap drama korea. Kenapa?

Dalam dua blog ini selalu menggambarkan cerita drama korea tersebut secara runtut dengan penggambaran yang jelas. Blog ini juga dilengkapi dengan gambar-gambar hasil capturean drama koreanya sehingga memudahkan pembaca membayangkan bagaimana visualisasi dari drama ini. Yang paling aku suka adalah bagaimana cara kedua penulis blog ini untuk membubuhkan komentar-komentarnya yang menurutku 'aku banget'.

Semakin membaca recap drama korea di kedua blog ini aku semakin ingin membaca recap drama korea lain yang juga mereka tuliskan. Ceritanya selalu hidup. Bahkan ada beberapa drama korea yang tidak pernah aku tonton, cukup hanya membaca recap mbak Fanny dan mbak Dee saja sudah cukup.

Terima kasih untuk mbak Fanny dan mbak Dee yang selama ini sudah membantuku melakukan hobiku menonton film dengan waktu yang lebih singkat, hehe. Terus semangat menulis ya. Kalian benar-benar menginspirasi :)

Minggu, 20 April 2014

Analisa Teknikal dan Fundamental Saham

Pada prinsipnya analisis teknikal merupakan metoda analisis instrumen investasi yang menggunakan data-data historis mengenai perubahan harga saham maupun instrumen lainnya, volume dan beberapa indikator pasar yang lain untuk melahirkan rekomendasi keputusan investasi. Analisis ini bisa diterapkan pada bursa saham, pasar valuta asing, bursa komoditas atau pasar apapun yang pergerakan harga dagangannya dipengaruhi oleh permintaan dan penawaran.
            Jika analisis fundamental lebih banyak menggunakan indikator-indikator perusahaan untuk melakukan analisa harga saham sebuah perusahaan, sebaliknya analaisis teknikal saham maupun instrumen lainnya lebih banyak menggunakan data-data pasar. Berhubung data-data pasar lazim tersaji dalam bentuk grafik, maka para analis teknikal lebih sering menggeluti grafik-grafik semacam itu daripada laporan keuangan emiten. Itu sebabnya para penganut aliran ini sering mendapat julukan sebagai chartist.
            Dengan menggunakan data-data mengenai harga, pasokan serta permintaan di masa lalu, analisis teknikal saham bertujuan memprediksi bagaimana permintaan dan pasokan di masa mendatang, serta menganalisa harga saham yang mungkin akan terbentuk karenanya. Tujuannya adalah untuk mengidentifikasikan suatu trend atau pola yang berulang dari pergerakan harga saham dan kemudian dieksploitasi untuk mendapatkan keuntungan. Para analis teknikal juga percaya bahwa proses perubahan harga saham yang disebabkan oleh adanya suatu informasi yang baru di pasar akan cenderung mengikuti suatu trend tertentu. Dengan menyimpulkan hal-hal tersebut, analisis teknikal dipakai untuk mendasari keputusan kapan harus mengambil untung (profit taking), mengurangi kecurigaan (cut loss), mulai melakukan akumulasi saham atau mulai menahan posisi (wait and see).
            Tingkat kesalahan analisis teknikal relatif lebih tinggi daripada analisis fundamental. Tapi, jika kita disiplin dan menggunakan tool yang tepat, analisis teknikal saham bisa sama-sama kuat dengan analisis fundamental saham. Pada prinsipnya adalah buy low sell high, beli murah jual mahal.
            Analisa harga saham dan volume perdagangan adalah sarana utama dari analisis teknikal saham dan grafik adalah sarana untuk menampilkan data tersebut. Data volume perdagangan akan digunakan untuk memberikajn gambaran umum mengenai kondisi pasar dan akan membantu untuk memperkirakan trend harga selanjutnya. Perubahan harga saham baik kenaikan atau penurunan biasanya akan berkorelasi dengan kenaikan atau penurunan volume perdagangan. Penurunan harga dari satu pola tertentu yang diikuti oleh volume penjualan yang sangat tinggi, umumnya akan diterjemahkan bahwa pasar saham akan mengalami bearish (harganya menurun).
            Analisis teknikal saham lebih banyak menggunakan data-data pasar. Oleh karena itu para analis teknikal lebih suka memperhatikan pergerakan harga saham di bursa dibanding mengamati laporan keuangan atau membaca berita-berita koran yang berkaitan dengan emiten yang sedang diamati. Tugas mereka memang mengamati perubahan harga saham tersebut untuk mempelajari pola berpikir atau perilaku pihak-pihak lain yang terlibat di bursa. Dari analisa harga saham tersebutlah mereka lalu memprediksikan arah pergerakan harga saham tersebut melalui data-data yang tersaji dalam bentuk grafik.
            Mengidentifikasikan suatu trend atau pola pergerakan harga saham yang berulang adalah tujuan utama dari pada analis teknikal, tentunya dengan harapan agar dapat menemukan sinyal untuk beli (buy), tahan (hold) atau jual (sell). Dalam melakukan analisis teknikal saham hanya ada beberapa data utama yang diperlukan, yaitu perubahan harga saham (atau instrumen lainnya) dan nilai transaksi. Para analis teknikal memilah harga menjadi empat jenis: harga pembukaan, harga tertinggi, harga terendah dan harga penutupan.
            Kita semua memahami, bahwa harga saham dapat naik dan turun secara cepat atau pun secara berangsur-angsur sehingga pada grafik akan terlihat membentuk beberapa puncak, lembah atau bisa juga mendatar (harga bergerak dalam kirasan sempit). Dalam upaya menganalisa harga saham dan mengidentifikasikan suatu trend perubahan harga saham, para analis teknikal berpedoman pada dua asumsi penting. Pertama, harga bergerak pada trend tertentu dan kedua, tren ini akan terus berlangsung hingga terdapat suatu kejadian yang membuat trend akan berubah.